UJI KOMPETENSI BIDAN : “Menjadi Bidan Unggul Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat”


UJI KOMPETENSI BIDAN : “Menjadi Bidan Unggul Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat”

 

Akbid Harapan Mulya Ponorogo selalu berfokus untuk melahirkan lulusan yang unggul dan kompeten dalam pelayanan kepada masyarakat.  Setiap lulusan dituntut untuk senantiasa siap, tanggap dan sigap dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas. Untuk itu, selama proses pendidikan Diploma III Kebidanan, Akbid Harapan Mulya Ponorogo memberikan pendampingan maksimal kepada mahasiswa baik pengetahuan maupun ketrampilan berbasis kompetensi kebidanan serta soft sklill berupa pengembangan karakter mahasiswa, pemenuhan sarana pengembangan bakat dan minat mahasiswa yang menunjang pengembangan diri secara optimal. Pendampingan tersebut dilakukan untuk melahirkan lulusan yang profesional dan unggul di bidangnya.

Selain langkah-langkah preventif yang ditempuh oleh institusi, salah satu tolok ukur kompetensi lulusan adalah lulus Uji Kompetensi (UKOM). Uji Kompetensi Bidan memang diibaratkan sebagai langkah penyaringan terhadap kualitas bidan Indonesia.

Akbid Harapan Mulya Ponorogo untuk kesekian kalinya dipercaya oleh AIPKIND (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia) sebagai tempat uji kompetensi (TUK). UKOM dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Maret 2018 yang didahului dengan Briefing Uji Kompetensi pada sehari sebelumnya, Jumat, 23 Maret 2018. Hadir sebagai Pengawas Pusat Uji Kompetensi, Rosmiarti, A.Md.Keb., S.KM., M.Kes. Penanggung Jawab Lapangan (PJL), Direktur Akbid Harapan Mulya Ponorogo, Sumini, S.Si.T., M.Kes. Peserta UKOM kali ini berjumlah 101 orang berasal dari institusi di wilayah eks-Karesidenan Madiun. Dari Akbid Harapan Mulya Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun, Akbid Muhammadiyah Madiun, Prodi Kebidanan Magetan dan Akbid Berlian Nusantara Magetan.

Dengan ditunjuknya Akbid Harapan Mulya Ponorogo sebagai TUK Uji Kompetensi Bidan menunjukkan bahwa, Akbid Harapan Mulya Ponorogo sebagai institusi kesehatan yang mumpuni dan representatif baik secara tata kelola kelembagaan maupun dukungan sarana dan prasarananya.

Semoga dengan pelaksanaan UKOM, semboyan Indonesia sehat, Indonesia kuat bisa terwujud. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) bisa diminimalkan. Maju terus Bidan Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik. (Tr)